Setiap generasi memproduksi tokoh hayal dan tokoh pahlawannya (baca: superhero) masing-masing. Tokoh superhero yang lahir dengan berbagai karakter yang kebanyakan termotivasi dari kekuatan super tak terbayangkan sebelumnya serta tidak jarang terinspirasi dari kedigdayaan berbagai jenis binatang. Setiap superhero yang ada memiliki penggemar fanatik sendiri. Termasuk Rais Bumi, putera pertamaku yang sangat menggandrungi Boboiboy.
***
Kita masih ingat, di era 80-90-an begitu banyak lahir karakter superhero-superhero yang sengaja diciptakan lewat media komik lantas kemudian diangkat ke layar televisi. Penciptaan sebuah karakter superhero menunjukkan daya imaginasi yang tinggi dari sang kreatornya. Di Amerika dan negara eropa sebut saja Superman, Superboy, Batman, Aquaman, Spiderman, Wonderwoman dan lain sebagainya. Sedangkan di asia khususnya jepang pun tidak mau kalah. Jepang dewasa ini telah menjadi kiblat bagi negara-negara lain dalam ide pembuatan tokoh superhero dalam bentuk kartun dan animasi. Beragam superhero lahir di negeri sakura ini. Ada Giban, Satria Baja Hitam, Ultraman, Naruto, dll. Namun yang mencengangkan justru superhero yang baru-baru ini lahir di negeri jiran Malaysia. Apalagi kalau bukan Boboiboy. Serial animasi dengan sentuhan teknologi modern ini hampir tiap hari tayang di media televisi kita. Memanjakan mata dan hati anak-anak dengan cerita heroik Boboiboy dkk dalam menyelamatkan bumi dari ulah dan tangan jahil musuh-musuhnya. Aksi heroik Boboiboy, Gopal, Ying, Yaya dan Fang membuat takjub anak-anakku terutama Rais Bumi. Dia telah "cinta mati" dengan peran Boboiboy.
***
Kegandrungannnya pada Boboiboy sudah berada pada level super pula. Nyaris seluruh yang bernuansa Boboiboy dikoleksinya. Beberapa pasang baju dan celana Boboiboy, topi Boboiboy beraneka warna, jaket, kaos kaki, sandal, tas, jam tangan, bola bahkan sepatu bergambar Boboiboy. Meskipun dia belum sekolah tetapi koleksi buku bersampul Boboiboy juga telah dimilikinya. Tidak ketinggalan susu dan shampo yang memanfaatkan ketenaran Boboiboy dalam gambar kemasannya juga telah dibelinya.
Saking "gilanya" pada Boboiboy, sering dipraktekkannya dalam beberapa kesempatan bagaimana adegan Boboiboy mengeluarkan jurus kekuatan super lengkap dengan istilah atau aji-ajinya. Saya sering mendengar ia berteriak "Boboiboy api, Boboiboy tanah, Boboiboy air, Boboiboy angin, Boboiboy daun".
Tidak sampai di situ, belakangan ia hanya mau dipanggil Boboiboy. Sangat marah kalau kami berguyon memanggilnya dengan nama aslinya atau nama lain selain Boboiboy. Ia tidak pernah tahu kalau aku dan ibunya telah memilih nama terbaik baginya jauh sebelum ia lahir bahkan prosesi penyematan namanya secara resmi dilakukan dengan mengorbankan dua ekor kambing sebagai prasyarat seorang anak laki-laki pada saat diaqiqah.
Saking "gilanya" pada Boboiboy, sering dipraktekkannya dalam beberapa kesempatan bagaimana adegan Boboiboy mengeluarkan jurus kekuatan super lengkap dengan istilah atau aji-ajinya. Saya sering mendengar ia berteriak "Boboiboy api, Boboiboy tanah, Boboiboy air, Boboiboy angin, Boboiboy daun".
Tidak sampai di situ, belakangan ia hanya mau dipanggil Boboiboy. Sangat marah kalau kami berguyon memanggilnya dengan nama aslinya atau nama lain selain Boboiboy. Ia tidak pernah tahu kalau aku dan ibunya telah memilih nama terbaik baginya jauh sebelum ia lahir bahkan prosesi penyematan namanya secara resmi dilakukan dengan mengorbankan dua ekor kambing sebagai prasyarat seorang anak laki-laki pada saat diaqiqah.
Aku tahu kegemarannya pada tokoh super Boboiboy tidak bertahan lama, hanya berlangsung saat ia masih kecil saja. Kelak ketika usianya sudah semakin tinggi perlahan dan pasti ia akan meninggalkan kenangan Boboiboy bersama seluruh koleksinya. Namun satu hal yang dapat dipetik dari cerita ini adalah anak sekecil Rais Bumi telah mampu melihat dan membingkai kesimpulan, mana tokoh yang protagonis dan mana tokoh antagonis. Mana yang patut dijadikan teladan dan mana yang patut ditinggalkan.
Pantai Pede, 5 Februari 2017

No comments:
Post a Comment